Skip to main content
JEJAK UNIK

follow us

Tips Buat Pembuat Template Premium Blogger, Harus Melihat Market Pasar

Tips Buat Pembuat Template Premium Blogger, Harus Melihat Market Pasar

Saat ini perkembangan dunia blog semakin maju dan pertumbuhannya sangat pesat. Hal tersebut dapat dilihat dari tumbuh kembangnya blogger-blogger baru yang bermunculan saat ini salah satunya saya sendiri.

Banyak orang saat ini mencoba beralih/belajar membuat blog baru untuk hanya sekedar hobi atau punya tujuan lain atau ingin mencoba menghasilkan uang dari blog. Tentunya ini hal yang biasa mengingat kemajuan teknologi saat ini memang sangat pesat jadi hal tersebut tidaklah heran sebab blog merupakan media yang cukup bagus untuk mempromosikan produk/jasa.

Fenomena seperti ini tentunya harus kita manfaatkan terutama untuk Anda yang memang mendapatkan penghasilan uangnya lewat penjualan template premium.

Sebab ini sangat penting karena sebagai orang yang menyediakan jasa/pelayanan seperti jual template, Anda harus jeli melihat peluang pasar yang sangat bagus seperti ini.

Baca juga: Melihat Peluang Bisnis Penjualan Template Blog di Tahun Depan 2020

Kehadiran blogger baru/pemula tentunya menjadi angin segar dan menjadi target utama kita nantinya, sebab biasanya berdasarkan pengalaman saya sendiri, ketika orang baru pertama kali terjun ke dunia blog pastinya dia akan mencari sebuah desain yang bagus namun penggunaannya mudah.

Kenapa begitu?

Sebab blogger baru pastinya belum begitu memahami edit-edit template dan masih dalam proses pembelajaran maka tentunya dia akan mencari template yang simple serta cara penggunaannya yang mudah.

Blogger pemula tidak suka ribet-ribet dan berani membayar asalkan apa yang dia beli memang sesuai yang ia butuhkan. Berbeda jika target jual Anda ke blogger yang sudah berpengalaman maka ia akan lebih melihat ke fitur dan aspek-aspek lain.

Tips Buat Pembuat Template Premium Blogger, Harus Melihat Market Pasar

Untuk itu Anda sebagai creative design harus masuk kedalam pasar ini (blogger pemula) dan membuat template yang dibutuhkan orang bukan membuat template desain yang menurut kalian sendiri bagus. Sebab kita sedang berjualan dan yang melihat orang lain bukan diri sendiri yang menilai.

Untuk itu disini saya akan memberikan sedikit masukan sederhana kepada Anda creative design yang menjual template blog agar lebih bisa melihat market pasar dan tentunya biar template yang kalian buat bisa lebih laris manis lagi jualanya.

Pertama...

Buatlah Template Yang Sama Namun Berbeda Versi

Kita harus memahami setiap orang mempunyai selera yang berbeda, untuk itu pembuat theme harus menyiapkan minimal dua model desain misalkan  A dan B namun dibedakan layoutnya yang satu postingan model Grid yang satu Model horizontal kesamping. (hanya contoh)

Mengapa harus begitu?

Sebab yang kita takutkan ketika dia sudah melihat desain A tadi namun dia tidak menyukai model postingannya jadi dia bisa memilih desain yang satu lagi yaitu B. Jangan sampai karena hal sepeleh seperti ini kita malah kehilangan customer yang tadinya mau membeli karya kita jadi tidak jadi, Tentunya ini sangat disayangkan.

Kemaslah Template Yang Anda Jual Dengan Lengkap

Maksdnya begini, ketika kalian mengirimkan file template dalam bentuk RAR pastikan kalian memasukan catatan-catatan beserta gambar atau cara step by step untuk menggunakan template ini. Kasih keterangan juga misalkan ada bagian template yang kalian buat terdapat fitur slide foto, kalian jelaskan juga dalam catatan keterangan: cara menghapus slide foto jika kalian tidak mau menggunakannya (hanya contoh) dst.

Tentunya ini menjadi poin yang sangat bernilai dan memudahkan juga bagi pembeli yang memang belum memahami kode dasar-dasar edit HTML. Saya tau penjualan template biasanya menulis kata SUPPORT jika menemui kendala.

Pertanyaannya memangnya orang mau nanya terus apa ke admin penjual? dan apa kalian juga si penjual kalau sering-sering ditanya gak cape? " Ini sih orang nanya mulu dijelasin gak ngerti-ngerti"

Padahal yang beli pemula..(Logikanya)

Untuk itu jika memang benar-benar ingin berjualan janganlah tanggung-tanggung kasih 100% kepada customer agar dia merasa puas dan tidak menutup kemungkinan jika dia sudah mengerti dia akan mencari Anda kembali untuk membeli desain template yang lain sebab dia sudah merasa puas dengan layanan yang anda berikan sebelumnya.

CSS di HTML Template Jangan Ribet

Begini, karena target utama kita adalah blogger pemula yang pastinya belum begitu memahami coding-coding dalam HTML template kamu harus mengerti hal itu. Untuk itu kita (penjual) harus menyusun css nya agar mudah dilihat contoh:

Tips Buat Pembuat Template Premium Blogger, Harus Melihat Market Pasar
 (Tampilan CCS HTML Ribet - ilustrasi)

Jika kalian menyusun CSS dalam HTML seperti gambar diatas tentunya sangat tidak cocok buat blogger pemula. Karena melihatnya saja sudah rumit, berbeda jika target pasar Anda blogger yang sudah mengerti tidak masalah juga membuat seperti itu (sekali lagi ingat target pengguna template kita blogger pemula)

Dan ini lebih oke dan mudah dipahami

Tips Buat Pembuat Template Premium Blogger, Harus Melihat Market Pasar
 (Tampilan CCS HTML Lebih Mudah Dipahami - ilustrasi)

Tampilan CSS pada gambar ke dua lebih enak dan mudah dipahami untuk kita yang berstatus blogger pemula. Karena sangat jelas keterangan-keterangan yang ada dalam HTML tersebut. CSS kedua diambil dari Template VioMagz kreasi Mas Sugeng.

Dari situ saya melihat dan mempelajari strategi penjualan template Mas Sugeng sehingga template buataannya bisa sampai ribuan blogger yang menggunakannya (dikutip dari sugeng.id ) Karena menurut saya itu tadi orang lebih mencari kemudahan dan mungkin Mas Sugeng memang menyadari lalu menargetkan ke arah sana (Menurut saya ini sangat bagus)

Bahkan Mas Sugeng membuat halaman khusus untuk setting template yang ia jual https://sugeng.id/docs/panduan-setting-template-viomagz/. (Hanya Contoh)

Ini sangat jarang kita temui, bahkan saya sendiri yang suka membeli template premium tidak melihat ada penjual yang demikian detail seperti itu. Sebab ini sangat penting karena pembeli itu mencari kemudahan pada intinya bukan yang rumit-rumit.

Buat Layout Yang Bisa Langsung Edit Tanpa Masuk HTML

Jika bisa dipermudah tentunya jangan membuat hal yang rumit karena kita sedang memasarkan template kita untuk blogger pemula. Hal seperti ini terkadang tidak dipikirkan oleh creative desain dan kebanyakan membuat desain karena dia yang menyukai, bukan karena melihat trend yang disukai orang. (hanya pendapat).

Saya sempat berkomentar di blog Bungfrangki yang tentunya sudah tidak asing dan merupakan salah satu blogger hebat yang saya kagumi.

Membuat Template Premium Blogger Harus Melihat Market Pasar

Inilah maksud saya ketika membuat template pembuat harus memikirkan konsep tersebut membuat semudah mungkin agar pembeli tidak bingung. Seperti yang dikatakan Bungfrangki "Easy-To-Use", saya setuju dan nampaknya Bungfrangki memahami dan sudah melihat target marketnya. (perkiraan saya saja)

Dengan kita membuat desain yang mudah dan penggunaan fitur yang standar namun memenuhi standar blog kita akan mempreloleh keuntungan juga salah satunya template yang kita buat pastinya akan lebih minim untuk di CLONE dari orang yang tidak bertanggung jawab.

Mengapa bisa begitu?

Sebab pada dasarnya para cloner itu senang mengclone desain template orang karena melihat fitur dan tingkat kerumitan/kesulitan template blog itu sendiri, mereka merasa tertantang dan berusaha sebisa mungkin membuat tiruan template tersebut (ada rasa kebanggaan).

Namun jika template yang kita buat biasa saja seperti yang disinggung Bungfrangki easy to use, saya rasa para clone tidak akan tertarik juga. Meski fenomena penyakit ini selalu ada dan tidak akan pernah hilang.

Baca juga: Alasan Orang Suka Banget Cloning Template Blog Milik Orang Lain, Sehatkah?

Sekali lagi saya tekankan jika target template yang kita jual mengarah ke blogger pemula buatlah semudah mungkin (seperti konsep Bungfrangki) namun jika targetnya blogger yang memang sudah mengerti HTML dan CSS itu berbeda lagi.

Yang terakhir...

Harga Jual Template

Bicara harga memang agak rumit sebab biasanya para creative mematok harga berdasarkan tingkat kesulitan. Nah karena yang kita bahas disini market pasarnya blogger pemula tentunya kita harus bisa menyesuaikan harganya.

Sebab jika kemahalan ditakutkan calon pembeli Anda akan pindah kelain hati dalam arti tadinya mau beli di tempat Anda malah dia mencari yang lain. Sesuaikan saja dengan kualitas Rp. 100.000,- misalkan, masih masuk akal untuk seorang blogger pemula. (namun terserah anda).

Kesimpulan

Poin utamanya adalah membuat desain template semudah mungkin namun tetap memenuhi standar kebutuhan blog itu sendiri, karena pada dasarnya ketika orang baru pertama kali ngeblog (Pemula) ia tidak akan melihat teknis-teknis lain, tapi yang ia lihat apakah menggunakan template tersebut mudah/gampang jika diedit . Sebab market jual kita menyasar ke blogger pemula yang pada dasarnya tidak suka yang ribet-ribet.

Jika market kita tertuju ke blogger yang memang sudah ada skill/sudah paham edit HTML tentunya segala teknis akan dia lihat dan bisa jadi bukannya dia akan membeli template kita malahan bisa-bisa dia mengcloning template kita.

Untuk itu strategi terbaik saat ini menurut saya lebih baik menyasar (ke bloggger pemula) dengan membuat desain Easy To Use.

Ini hanyalah sebuah pendapat dari saya pribadi, namun keputusan akhir tetaplah ditangan Anda. Sukses dan semangat untuk para pembuat template dan teruslah berkarya sampai kamu lupa akan karya yang kamu buat sendiri sudah berapa banyak.

You Might Also Like:

Jika tertarik dengan artikel yang anda baca saat ini, berikan tanggapan melalui kolom komentar di bawah ini. Berkomentarlah yang cerdas, karena pintar saja tidak cukup.
Buka Komentar